26/09/2025
Bangka Barat – Dunia pendidikan di Kabupaten Bangka Barat kembali mendapat suntikan energi baru dengan terselenggaranya Bimbingan Teknis (Bimtek) Optimalisasi Bimbingan Konseling melalui 7 Jurus BK. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh antusias ini menghadirkan Tiga Fasilitator nasional, yaitu Kristina Pinaryati, S.Psi dari SMAN 1 Simpang Teritip, Enyta, S.Psi dari SMAN 1 Parittiga, serta Juita, S.Pd dari SMPN 6 Simpang Teritip.
Sebanyak 49 guru BK dari berbagai jenjang pendidikan di Bangka Barat ikut serta dalam bimtek ini. Rinciannya, 27 guru BK tingkat SMP/MTs serta 22 guru BK tingkat SMA/SMK/MA. Kehadiran mereka menunjukkan besarnya kepedulian terhadap peningkatan kompetensi dalam memberikan layanan konseling yang efektif dan relevan dengan tantangan zaman.
Apresiasi Tinggi dari Kacabdin IV
Kegiatan ini juga mendapat perhatian khusus dari Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) IV Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yulizar, M.Pd, yang hadir langsung bersama Kabid GTK Bangka Barat, Hengky Wibawa, M.Pd. Dalam sambutannya, Yulizar menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap upaya peningkatan kapasitas guru BK melalui program ini.
“Target ke depan, semua guru BK harus mampu memahami dan menerapkan 7 Jurus BK Hebat. Harapannya, hasil kegiatan ini dapat diimbaskan kepada guru-guru lain di sekolah masing-masing. Terlebih saat ini, ada tugas baru bagi guru sebagai wali kelas, sehingga peran BK menjadi semakin strategis dalam mendampingi siswa,” tegas Yulizar.
7 Jurus BK Hebat, Bekal Guru untuk Masa Depan
Materi utama dalam bimtek ini adalah pengenalan serta penerapan 7 Jurus BK Hebat, sebuah pendekatan inovatif untuk mengoptimalkan layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Metode ini tidak hanya menekankan pada aspek akademik, tetapi juga menyentuh dimensi sosial, emosional, hingga pembentukan karakter siswa.
Salah satu fasilitator nasional menjelaskan bahwa keberhasilan implementasi jurus BK ini sangat ditentukan oleh kesiapan guru BK untuk beradaptasi dengan kebutuhan siswa masa kini.
“Guru BK dituntut tidak hanya sebagai pendengar, tetapi juga sebagai motivator, fasilitator, sekaligus penggerak perubahan. 7 Jurus BK Hebat ini akan menjadi bekal bagi guru untuk menjawab tantangan tersebut,” jelasnya.
Antusiasme Peserta
Para guru BK yang hadir mengikuti bimtek dengan penuh antusias. Diskusi interaktif, studi kasus, hingga simulasi layanan konseling menjadi bagian dari kegiatan, sehingga peserta tidak hanya mendapatkan teori tetapi juga pengalaman praktik.
Banyak peserta menilai kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama untuk menghadapi dinamika siswa di era digital. Salah satu guru BK tingkat SMP mengungkapkan bahwa materi yang diperoleh sangat relevan dengan kondisi lapangan.
“Kami jadi lebih paham bagaimana mendekati siswa dengan cara yang tepat, tidak hanya fokus pada masalah belajar, tetapi juga pada pembentukan karakter dan penguatan mental mereka,” ujar seorang peserta.
Harapan Besar untuk Pendidikan Bangka Barat
Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan semua guru BK di Bangka Barat mampu menjadi agen perubahan di sekolah masing-masing. Melalui pemahaman dan penerapan 7 Jurus BK Hebat, layanan konseling di sekolah akan lebih efektif, inovatif, dan menyentuh kebutuhan siswa secara menyeluruh.
“Kami berharap ilmu yang didapat tidak berhenti di sini saja, melainkan disebarluaskan dan diterapkan secara nyata. Dengan begitu, pendidikan di Bangka Barat akan semakin maju, terutama dalam mendukung perkembangan potensi siswa,” tutup salah seorang fasilitator.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para guru BK untuk memperkuat perannya, sejalan dengan perubahan kebijakan pendidikan yang menuntut guru semakin adaptif, kreatif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.



