Berita

SMK Negeri 1 Kelapa Tanamkan Nilai Integritas Melalui Sosialisasi Pendidikan Antikorupsi

KELAPA – Dalam upaya menanamkan nilai kejujuran dan membentuk karakter berintegritas di kalangan pelajar, SMK Negeri 1 Kelapa menggelar kegiatan Sosialisasi Pendidikan Antikorupsi pada Kamis, 30 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan karakter peserta didik yang menekankan pentingnya sikap jujur, adil, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Acara tersebut diikuti oleh seluruh siswa, dewan guru, serta tenaga kependidikan SMK Negeri 1 Kelapa. Bertempat di aula sekolah, kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dan interaksi positif antara narasumber dan peserta.

Menghadirkan Aparat Penegak Hukum sebagai Narasumber

Sebagai narasumber utama, panitia menghadirkan Ipda Arfi Rizaldi, Kanit Tipikor Polres Bangka Barat, yang memiliki pengalaman langsung dalam penanganan kasus tindak pidana korupsi di daerah. Dalam paparannya, Ipda Arfi menyampaikan bahwa korupsi bukan hanya masalah hukum, tetapi juga masalah moral dan budaya.

“Pendidikan antikorupsi di sekolah adalah benteng pertama kita. Anak-anak harus paham bahwa sekecil apa pun bentuk ketidakjujuran, itu adalah bibit korupsi. Kejujuran dan keadilan adalah kunci untuk masa depan bangsa yang bersih,” ujar Ipda Arfi di hadapan ratusan siswa yang memenuhi aula.

Ia juga menekankan bahwa generasi muda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang dapat menciptakan lingkungan masyarakat bebas dari praktik korupsi. Melalui pendidikan dan kesadaran dini, para siswa diharapkan mampu menolak segala bentuk kecurangan, baik dalam lingkungan sekolah maupun di kehidupan bermasyarakat kelak.

Dukungan dari Dinas Pendidikan

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Yulizar, M.Pd., Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dalam sambutannya, Yulizar memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah proaktif SMK Negeri 1 Kelapa yang berkomitmen tidak hanya mencetak lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini. Pendidikan tidak hanya tentang kecerdasan akademik, tetapi juga tentang pembentukan karakter yang berintegritas. Nilai-nilai antikorupsi harus menjadi napas dalam setiap kegiatan belajar-mengajar,” ungkap Yulizar.

Beliau menambahkan bahwa pendidikan antikorupsi perlu menjadi bagian dari budaya sekolah — tidak sebatas kegiatan seremonial, tetapi diinternalisasikan melalui keteladanan guru, kedisiplinan siswa, serta budaya sekolah yang menjunjung tinggi kejujuran dan tanggung jawab.

Komitmen Sekolah untuk Membangun Generasi Berintegritas

Sebagai tuan rumah, Rizar, S.Si., Plt. Kepala SMK Negeri 1 Kelapa, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan kerja sama dari Polres Bangka Barat serta Dinas Pendidikan. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata sekolah dalam membangun budaya integritas di lingkungan pendidikan.

“Kami berharap sosialisasi ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi komitmen bersama seluruh warga sekolah. Pembentukan kepribadian yang menghargai kejujuran adalah investasi terbaik sekolah bagi masa depan para siswa,” tutur Rizar.

Menurutnya, integritas adalah fondasi yang harus ditanamkan sejak dini agar para siswa tidak hanya siap bekerja secara profesional, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral yang tinggi dalam menjalankan setiap tugas dan peran di masyarakat.

Antusiasme Siswa Tinggi

Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif, di mana para siswa diberi kesempatan untuk bertanya langsung kepada narasumber. Berbagai pertanyaan kritis muncul, mulai dari cara mencegah perilaku curang di sekolah hingga bagaimana peran generasi muda dalam melaporkan tindakan korupsi di lingkungan sekitar.

Sesi tanya jawab tersebut menunjukkan kesadaran yang mulai tumbuh di kalangan pelajar mengenai pentingnya kejujuran dan tanggung jawab. Narasumber juga memberikan contoh konkret tentang perilaku sehari-hari yang mencerminkan semangat antikorupsi, seperti tidak mencontek, disiplin dalam tugas, dan menghargai hak orang lain.

Melalui kegiatan ini, SMK Negeri 1 Kelapa menegaskan komitmennya untuk menjadi sekolah yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga menjadi pelopor pendidikan karakter antikorupsi di Kabupaten Bangka Barat. Sekolah berencana menjadikan nilai-nilai integritas dan kejujuran sebagai bagian dari program rutin pembinaan siswa melalui kegiatan keagamaan, ekstrakurikuler, dan pembelajaran berbasis karakter.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan seluruh warga sekolah — baik guru, siswa, maupun tenaga kependidikan — dapat bersama-sama mewujudkan lingkungan pendidikan yang bersih, beretika, dan bebas dari segala bentuk kecurangan. -red

Sumber: 
Cabdin Wilayah IV
Penulis: 
SMKN 1 KELAPA
Fotografer: 
SMKN 1 KELAPA
Editor: 
Dally Sanjaya
Bidang Informasi: 
Cabdindik Wilayah IV