JAKARTA — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di tingkat nasional. Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dr. (HC) Hidayat Arsani, SE, menerima penghargaan “Pemerintahan Daerah Dengan Residu Data Pendidikan Terendah” kategori Validasi Terbaik 1 dalam acara Malam Tasyakuran Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Lantai 1 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat, dengan mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam mendukung tata kelola pendidikan yang akurat, transparan, dan berbasis data. Keberhasilan tersebut juga menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam melakukan validasi dan sinkronisasi data pendidikan secara optimal guna mendukung kebijakan pendidikan nasional yang tepat sasaran.
Acara Malam Tasyakuran Hardiknas 2026 dihadiri oleh jajaran pejabat kementerian, kepala daerah, insan pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan pendidikan dari seluruh Indonesia. Momentum ini menjadi ajang apresiasi bagi pemerintah daerah, sekolah, tenaga pendidik, serta mitra pendidikan yang dinilai berkontribusi besar dalam kemajuan pendidikan nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Hidayat Arsani, SE menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam mendukung peningkatan kualitas data pendidikan di Bangka Belitung.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh insan pendidikan di Bangka Belitung, mulai dari kepala sekolah, operator sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga jajaran dinas pendidikan yang terus berkomitmen menghadirkan data pendidikan yang valid dan berkualitas,” ujar Hidayat Arsani.
Ia menegaskan bahwa data pendidikan memiliki peranan penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan pendidikan. Dengan data yang akurat, berbagai program pemerintah dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran demi meningkatkan mutu pendidikan di seluruh wilayah Bangka Belitung.
Tema Hardiknas tahun 2026, “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, menurut Hidayat Arsani sangat relevan dengan semangat kolaborasi yang selama ini dibangun antara pemerintah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung transformasi pendidikan.
Keberhasilan Bangka Belitung meraih penghargaan Validasi Terbaik 1 juga menjadi motivasi bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, khususnya dalam pengelolaan data pendidikan yang terintegrasi dan terpercaya.
Berdasarkan data referensi Kemendikdasmen, pengelolaan residu data pendidikan menjadi salah satu indikator penting dalam memastikan kualitas dan validitas data peserta didik di setiap daerah. Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dinilai berhasil menekan angka residu data pendidikan melalui koordinasi dan pembinaan yang berkelanjutan kepada satuan pendidikan.
Malam Tasyakuran Hardiknas sendiri merupakan agenda tahunan Kemendikdasmen sebagai bentuk penghargaan terhadap insan dan lembaga yang berkontribusi dalam kemajuan pendidikan nasional. Tema Hardiknas 2026 menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam menciptakan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan merata bagi seluruh anak Indonesia.
Dengan penghargaan ini, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diharapkan terus memperkuat inovasi dan sinergi dalam membangun pendidikan yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.


